TIPE PENYABAR :
- Dalam pengambilan keputusan cenderung lama, banyak pertimbangan, dan cenderung dipengaruhi perasaan. Keputusannya lebih bersifat jangka panjang, sistematis, detil dan cenderung perfeksionis (contoh: SBY, kakek GEPETO yg menciptakan Pinokio, dan kak Seto)
- Saking sabarnya, mudah ketiduran di berbagai tempat (di kelas, di kantin, di angkutan umum. (contoh: ete, ikbal, angga bean, aldi, yahya) <-- "untuk kalangan terbatas"
- Sulit membedakan antara orang yang sabar dengan orang yg kurang mampu mengekspresikan emosi.
- Kata SABAR bisa dijadikan sebuah Nama Orang (seperti nama tetangga saya).
- Sikap sabar lebih disukai lingkungan
TIPE GA SABARAN :
- Cepat mengambil keputusan, berani mengambil risiko, praktis, tidak terlalu banyak pertimbangan, keputusannya lebih bersifat jangka pendek. Kurang sistematis dan kurang detil (contoh: J.K-Wiranto, Sangkuriang dalam legenda gunung tangkuban Perahu. Kalau saja yah si Sangkuriang teh waktu itu berhasil membuat gunung. Wah pasti bukan LEGENDA GUNUNG TANGKUBAN PERAHU lagi tuh namanya, bisa-bisa jadi "LEGENDA CINTA TERLARANG ANAK dan IBU")
- Mudah tersulut, terpancing, tergoda emosi ---> sering berkelahi.
- Tidak bisa dijadikan sebuah Nama Orang ( kayaknya belum pernah ada orang yang diberi nama "GA SABAR SIMATUPANG, atau TIDAK SABAR MARINGAN, atau ORA SABAR MARKONAH".
*TIPS and TRIK SUPAYA BISA LEBIH SABAR :
- Deket-deket sama orang PENYABAR, biar "ketularan" sabar. Tapi klo si orang sabarnya sudah terinpeksi Virus H1N1 tipe Meksiko sih saya saranin jgn dideketin dulu yah..;)
- Sisihkan waktu 10 menit untuk berdoa dan mengintrospeksi diri (jgn kelamaan,ntar ketiduran)
- Sambil napas panjang beberapa kali secara teratur lewat mulut JANGAN lewat pantat!!, karena selain susah, bagian tersebut sudah diboking sama si KENTUT!!
- Ketika sedang berhadapan dgn orang yang membuat kita tidak sabar, cobalah membayangkan dan menghayati apabila kita berada di posisi orang tersebut.
- Latihlah Positive Thinking.
"i hope this article give you an insight"
0 komentar:
Posting Komentar